Selasa, 29 September 2020

Pengertian Arsitektur Menurut Para Ahli

 10 Pengertian Arsitektur Menurut Para Ahli

                    

                    1. Marcus Pollio Vitrovius
                                                                                                               

Bapak arsitektur dunia yang dikenal lewat De Architecture ini  menyatakan bahwa arsitektur adalah sebuah kekuatan/kekokohan (virmitas), keindahan/estetika (venustas), dan kegunaan/fungsi (utilitas).Selain itu, arsitektur juga merupakan ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya serta dilengkapi dengan proses belajar. Salah satu cabang ilmu yang mesti dipelajari dalam menelaah arsitektur adalah ilmu filsafat terutama rasionalisme, empirisisme, fenomenologi strukturalisme, poststrukturalisme, dan dekonstruktivisme. Semua hasil karya yang dihasilkan arsitektur adalah suatu karya seni.


                   


                    2. Banhart CL Dan Jass Stein


Banhart CL Dan Jass Stein mempunyai pendapat lain soal cabang seni rupa ini. Menurut Stein, arsitektur merupakan seni dalam menegakkan bangunan, dimana di dalam seni tersebut terdapat segi perencanaan, konstruksi, dan solusi dekorasinya. Selain itu, sifat atau format bangunan, proses membangun, bangunan dan kelompok lainnya adalah segi-segi lain yang juga ada di dalam arsitektur.


       


             3. Van Romondt

Tokoh yang merupakan akademisi arsitektur di Indonesia di awal abad ke-20 ini menyatakan bahwa arsitektur adalah ruang lokasi hidup yang tempat manusia dengan bahagia. Ruang sendiri merujuk pada seluruh ruang yang terjadi karena diciptakan oleh manusia ataupun ruang yang terjadi dengan sendirinya atau alami, seperti gua, pohon, dan lain sebagainya.


            


            4. Robert Gutman

Robert Gutman mengatakan bahwa arsitektur merupakan kulit ketiga manusia. Gutman juga mengatakan bahwa arsitektur adalah suatu lingkungan produksi yang tidak hanya menjembatani manusia dan lingkungan, tetapi juga sebagai wahana ekspresi kultural untuk mengatur kehidupan jasmaniah, psikologis.











             5. Francis DK Ching

Profesor Emeritus di University of Washington ini mempunyai definisi tersendiri mengenai salah satu cabang seni terapan ini.  Ching mengatakan bahwa arsitektur merupakan kegiatan menyusun suatu tautan yang mempersatukan ruang, bentuk, kiat, dan fungsi.





             6. Djauhari Sumintardja

Pengertian arsitektur menurut para ahli selanjutnya datang dari Djauhari Sumintardja. Tokoh arsitektur ini mempunyai definisi khusus bagi cabang seni rupa 3 dimensi ini, dimana arsitektur diartikan  karya manusia dan bermanfaat pula bagi manusia itu sendiri. Manfaat tersebut terdiri dari manfaat untuk badan dan manfaat untuk jiwa. Manfaat arsitetur untuk badan adalah memberi perlindungaan diri bagi badan. Sementara itu, manfaat arsitektur untuk jiwa adalah memberikan ketenangan, kesejukan, kenyamanan, dan sebagainya.




 

             7. Cornelis Van de Ven

Arsitektur berarti proses penciptaan ruang yang diciptakan dengan cara yang benar dan direncanakan serta dipikirkan. Pembaharuan dalam arsitektur yang terus menerus terjadi adalah karena faktor konsep-konsep ruang yang juga terus berkembang. 





             8. Benjamin Handler

Definisi yang diutarakan Handler ini adalah definisi untuk seorang ahli arsitektur yang juga dianamakan sebagai arsitek. Handler sendiri menjelaskan bahwa arsitek merupakan seorang seniman struktur yang menggunakan struktur secara estetis berdasarkan prinsip-prinsip struktur itu sendiri.


             9. Henry Maclaine Pont


Selain Van Romondt, Henry Maclaine Pont juga merupakan tokoh arsitek Indonesia di awal abad ke-20. Maclaine Pont sendiri memiliki garis keturunan orang Buru dari Ibunya, serta Skotlandia, Spanyol, dan Huguenot (Perancis) dari Ayahnya. Arsitek yang lahir di Jatinegara ini mendefinisikan arsitektur sebagai bagian dari pekerjaan manusia dalam membuat suatu guna bagi supaya keluar dan juga untuk menundukkan alam.



             10. Amos Rappoport

Amos Rappoport mengatakan bahwa arsitektur merupakan ruang lokasi hidup manusia yang bukan hanya sekadar fisik, tapi juga menyangkut pranata-pranata kebiasaan dasar. Pranata-pranata tersebut antara lain: tata atur kebiasaan dan sosial masyarakat yang turut diwadahi dan mempengaruhi arsitektur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Menurunkan Tingkat Resiko Kegagalan Hasil Rancangan

 Cara Menurunkan Tingkat Resiko Kegagalan Hasil Rancangan 1.       Cara menurunkan tingkat kegagalan hasil rancangan dibagi menjadi 3, yaitu...